BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Semua orang tentu mengenal petai, tanaman
yang sering digunakan sebagai bahan masakan yang mempunyai aroma khas
dan kurang sedap ini ternyata memiliki banyak khasiat. Tanaman petai
sering kali dijumpai di hutan yang tersebar di Indonesia, karena tanaman
ini sangat mudah tumbuh dimana saja. Selain itu khasiat dari petai
sendiri memiliki manfaat yang cukup banyak bagi tubuh diantaranya dapat
mengendurkan saraf, hilangkan despresi, obat hati, ginjal, serta dapat
menurunkan kematian akibat stroke, dan dapat menjaga saluran pencernaan.
Sehingga hal ini banyak mendorong petani untuk menanam tanaman petai
yang lebih mudah dijangkau dan lebih banyak menghasilkan keuntungan,
namun tanaman tersebut tak bisa dihindarkan dari resiko kegagalan.
Tanaman petai diproduksi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, karena
tanaman ini sering diolah menjadi masakan. Karena petai banyak sekali
manfaatnya disebabkan adanya gula alami
1.2 RUMUSAN MASALAH
Apa benar banyak manfaatnya bila kita sering makan petai ?
1.3 TUJUAN PENULISAN
Untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh bila kita sering makan petai ?
1.4 MANFAAT
- Penulis dapat mengetahui pengaruh jika hobi makan petai.
- Untuk memberikan informasi dan sebagai inspirasi kepada masyarakat tentang cara penggunaan dan manfaat petai.
1.5 METODE PENULISAN
Metode yang digunakan penghimpunan materi seputar Petai dari berbagai sumber
BAB II
TINJAUAN JUDUL
Dalam menyusun tulisan ini, akan diberikan apa maksud dari judul tulisan yang dibuat
Pengaruh menurut Addy’s Factor (Penguin
Books, USA, 2006) Steven Bolter menulis, “Melalui kehidupan dalam
keluarga, seorang ayah bukan saja memengaruhi individualitas anaknya,
tetapi juga memengaruhi kemampuannya bergaul dan bersikap dalam
masyarakat.” Kenalilah tipe – tipe seorang Ayah dan ibu karena
berpengaruh pada pola pengasuhan anak. Dalam pengasuhan anak, tak hanya
ibu yang berperan dalam perkembangan anak, namun ayah juga berperan
penting dalam perkembangan anak tersebut. Anak-anak biasanya memang
dekat dengan sosok ibu karena waktu yang dimiliki seorang ibu lebih
banyak daripada seorang ayah, tapi hal itu tidak berarti ayah tidak
berperan penting dalam perkembangan anak.n adat is
Jadi memperahui sikap mental sampai hobi , kebiasan makan dan istiadat kehidupan, termasuk kebiasaan makan makanan petai
BAB III
ISI DAN MATERI
1.1 PETAI
Dalam dunia tumbuhan, tanaman petai diklasifikasikan dalam keluarga Leguminosae (Mimosaceae),
marga Parkia dan jenis Parkia speciosa berupa pohon yang tingginya
antara 5-25 m dan membentuk percabangan yang banyak. Petai atau
mlanding (Parkia speciosa) merupakan pohon tahunan tropika dari suku polong-polongan (Fabaceae), anak suku petai-petaian (Mimosoidae).
Tumbuhan ini tersebar luas di Nusantara bagian barat. Bijinya, yang
disebut “petai” juga, dikonsumsi ketika masih muda, baik segar maupun
direbus.
1.2 . UNSUR DALAM PETAI
Petai merupakan sejenis tumbuhan dalam
family Leguminosae yang berasal dari kawasan Asia Tenggara yang beriklim
panas lembap. Pohon ini pada mulanya tumbuh liar di dalam hutan-hutan
Indonesia, Malaysia, Brunei dan Thailand, tetapi sekarang banyak
dibudidayakan. Nama botaninya Parkia speciosa.Petai
mengandung zat asam amino dan karbohidrat kompleks yang dapat
menyebabkan air kencing berbau menyengat dan khas. Menurut penelitian,
petai mengandung:
- Lemak: 0.8183%
- Protein: 5.2%
- Karbohidrat: 2.06%
- Kalori: 36,647%
- Vitamin C: 4.18335
- Air: 25.38%
- Abu: 0.95%
- Serat kasar: 22.30%
- Gula: 0.916 ppm
- Kalsium: 1.35 ppm
- Kalium: 842.45 ppm
- magnesium: 7.8 ppm,
1.3 MAKANAN BERKARAKTER
Petai diperkirakan berasal dari Malaysia
lalu dibudidayakan di Indonesia, khususnya pulau Jawa juga memiliki
banyak nama lain dari tiap daerah. Secara umum disebut petai, tetapi ada
yang menyebut pete, sindutan (Jawa), peuteuy (Sunda), peteh (Madura), patai (Minangkabau), petar (Lampung), parora atau peti (dayak), pole (Bima), pati (Sumba), peloh (Seram Selatan), dan faopitu (Pulau Buru).
Kita tentu mengenal petai, bahan makanan
yang memiliki aroma khusus, karena baunya kurang sedap. Namun di balik
itu, petai punya manfaat yang sangat besar bagi kesehatan. Di dalam
kandungan petai, ada tiga macam gula alami, yaitu glukosa, fruktosa, dan
sukrosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi kandungan ini mampu
memberikan dorongan tenaga (sumber energi) yang alami, namun cukup lama
dan cukup besar pengaruhnya.
Bagian terpenting dari petai sudah tentu
adalah bijinya. Si petai ini bau, namun banyak orang juga yang
menggemari. . Petai biasanya dimanfaatkan sebagai penambah selera makan,
bisa sebagai lalap, direbus, atau dibakar. Apalagi ditambah sambal,
wuih sedap nian dah.. bikin ngiler
Petai memiliki protein empat kali lebih
banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima
kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan
mineral lainnya. Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142
kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu
sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.
Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup
lama dan cukup besar efeknya.
Berdasarkan hasil penelitian, dua porsi petai mampu memberikan sumber tenaga yang cukup melakukan aktivitas yang tergolong berat selama 90 menit.Jangan heran jika petai buah yang disukai para atlet top. Riset membuktikan, petai tidak sekadar memberi energi, juga mampu mencegah, bahkan mengatasi berbagai macam penyakit dan kondisi buruk. Petai menjadi salah satu bahan cukup penting dalam makanan kita sehari-hari. Berikut, beberapa manfaat petai dalam mengobati berbagai penyakit.
Penelitian yang dilakukan Institute of Psychology, Austria, menemukan bahwa tekanan pada saat kerja akan menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan, seperti cokelat dan keripik. Mencermati 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan, pada umumnya orang menjadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Berdasarkan hasil penelitian, dua porsi petai mampu memberikan sumber tenaga yang cukup melakukan aktivitas yang tergolong berat selama 90 menit.Jangan heran jika petai buah yang disukai para atlet top. Riset membuktikan, petai tidak sekadar memberi energi, juga mampu mencegah, bahkan mengatasi berbagai macam penyakit dan kondisi buruk. Petai menjadi salah satu bahan cukup penting dalam makanan kita sehari-hari. Berikut, beberapa manfaat petai dalam mengobati berbagai penyakit.
Penelitian yang dilakukan Institute of Psychology, Austria, menemukan bahwa tekanan pada saat kerja akan menyebabkan orang sering meraih makanan yang menenangkan, seperti cokelat dan keripik. Mencermati 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan, pada umumnya orang menjadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi.
Riset membuktikan, dua porsi petai mampu
memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90
menit. Karena itu, petai merupakan sumber energi yang potensial untuk
mendukung berbagai aktivitas Kandungan fosfor pada petai juga cukup
baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua
terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita
terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfor
dalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga
permeabilitas sel.
Laporan juga menyimpulkan, untuk menghindari nafsu mengkonsumsi makanan karena panik, kita membutuhkan pengendalian kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan agar kadarnya tetap. Berdasarkan penelitian di Austria, petai bisa mengendalikan kadar gula dalam darah.
Sebuah penelitian yang ditulis dalam jurnal berjudul The New England Journal of Medicine, menyebutkan bahwa mengkonsumsi petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian yang disebabkan penyakit stroke sampai 40 persen.Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, ternyata petai dapat mengatasi rasa kekenyangan, mual di pagi hari, penyakit emosional yang kacau, untuk penyakit saraf, gigitan nyamuk.
Jika dibandingkan dengan buah apel, ternyata petai memiliki kandungan karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, protein empat kali lebih banyak, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, serta dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
Laporan juga menyimpulkan, untuk menghindari nafsu mengkonsumsi makanan karena panik, kita membutuhkan pengendalian kadar gula dalam darah dengan ngemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan agar kadarnya tetap. Berdasarkan penelitian di Austria, petai bisa mengendalikan kadar gula dalam darah.
Sebuah penelitian yang ditulis dalam jurnal berjudul The New England Journal of Medicine, menyebutkan bahwa mengkonsumsi petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan menurunkan risiko kematian yang disebabkan penyakit stroke sampai 40 persen.Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
Selain manfaat yang telah disebutkan di atas, ternyata petai dapat mengatasi rasa kekenyangan, mual di pagi hari, penyakit emosional yang kacau, untuk penyakit saraf, gigitan nyamuk.
Jika dibandingkan dengan buah apel, ternyata petai memiliki kandungan karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, protein empat kali lebih banyak, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, serta dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.
1.3 SERIBU BAU SERIBU MISTERI
Pertanyaan klasik., kenapa sih petai atau
petai itu baunya nggak keras. Bau tak sedap yang khas merupakan salah
satu ciri dari napas maupun urin penggemar fanatik petai. Di Amerika,
petai terkenal sebagai the most horrible food ini the world (makanan
yang paling mengerikan di dunia lantaran baunya yang ‘keren’. Apa yang
membuat petai mengasilkan bau yang ‘luar biasa’?
Penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji petai. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau. Salah satu gas yang terbentuk dari unsur itu adalah gas H2S (hidrogen sulfida) yang terkenal sangat bau.
Bau yang ditimbulkan dari petai itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut mengkonsumsi (salah sendiri kenapa gengsi). Bagi yang mengonsumsi, meskipun bau setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan petai. Namun, bagi orang lain yang tidak ikut menikmati dan cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seru yang dikeluarkannya. Jika pemakan petai ini buang air di jamban kurang sempurna membilasnya, jamban akan berbau tidak enak dan mengganggu ketenangan dan kondisi mental orang lain. Terus bagaimana cara menghilangkan bau si Pete ini?? Jawabannya belum ada cara yang benar-benar klop. Meskipun kita bisa menguranginya dengan cara mengkonsumsi ketimun/mentimun atau juga dengan mengunyah sedikit bubuk kopi lalu minum air putih. Cara menghilangkan bau petai tidak berbeda dengan cara menghilangkan bau petai. Seperti menggunakan kopi, mentimun atau dengan menggunakan beras mentah. Beras mentah dibebek (ditumbuk) lalu hasil tumbukan di makan. Ada lagi tips yang saya temukan yaitu setelah mengkonsumsi vitamin B Kompleks. Sejauh ini, katanya, semua masalah akibat petai hilang. Kalau betul vitamin itu dapat mengatasi urusan yang satu ini, jangan-jangan bakal tambah banyak lagi nih penyuka petai.
Apa khasiat tersembunyi dari si Mr.petai ini, beberapa diantaranya adalah dapat mengendurkan syaraf-syaraf dan menghilangkan depresi karena petai mengandung triptofan, yaitu asam amino yang dapat diubah tubuh menjadi serotonin. Serotonin merupakan suatu neurotransmitter yang dapat memberikan efek cooling (calming effect). Efek tersebut akan membuat tubuh menjadi rileks, mood membaik, dan secara keseluruhan dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia. Hal itu disebabkan oleh kemampuan tirptofan untuk mengendurkan saraf di otak. Selain itu petai juga bisa sebagai obat hati (bukan karena patah hati loh) dan ginjal. Nah setelah mengenal fakta dibalik petai apa masih gengsi makan petai?
Penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino yang terkandung di dalam biji petai. Asam amino itu didominasi oleh asam amino yang mengandung unsur sulfur (S). Ketika terdegradasi atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau. Salah satu gas yang terbentuk dari unsur itu adalah gas H2S (hidrogen sulfida) yang terkenal sangat bau.
Bau yang ditimbulkan dari petai itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut mengkonsumsi (salah sendiri kenapa gengsi). Bagi yang mengonsumsi, meskipun bau setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan petai. Namun, bagi orang lain yang tidak ikut menikmati dan cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seru yang dikeluarkannya. Jika pemakan petai ini buang air di jamban kurang sempurna membilasnya, jamban akan berbau tidak enak dan mengganggu ketenangan dan kondisi mental orang lain. Terus bagaimana cara menghilangkan bau si Pete ini?? Jawabannya belum ada cara yang benar-benar klop. Meskipun kita bisa menguranginya dengan cara mengkonsumsi ketimun/mentimun atau juga dengan mengunyah sedikit bubuk kopi lalu minum air putih. Cara menghilangkan bau petai tidak berbeda dengan cara menghilangkan bau petai. Seperti menggunakan kopi, mentimun atau dengan menggunakan beras mentah. Beras mentah dibebek (ditumbuk) lalu hasil tumbukan di makan. Ada lagi tips yang saya temukan yaitu setelah mengkonsumsi vitamin B Kompleks. Sejauh ini, katanya, semua masalah akibat petai hilang. Kalau betul vitamin itu dapat mengatasi urusan yang satu ini, jangan-jangan bakal tambah banyak lagi nih penyuka petai.
Apa khasiat tersembunyi dari si Mr.petai ini, beberapa diantaranya adalah dapat mengendurkan syaraf-syaraf dan menghilangkan depresi karena petai mengandung triptofan, yaitu asam amino yang dapat diubah tubuh menjadi serotonin. Serotonin merupakan suatu neurotransmitter yang dapat memberikan efek cooling (calming effect). Efek tersebut akan membuat tubuh menjadi rileks, mood membaik, dan secara keseluruhan dapat membuat seseorang merasa lebih bahagia. Hal itu disebabkan oleh kemampuan tirptofan untuk mengendurkan saraf di otak. Selain itu petai juga bisa sebagai obat hati (bukan karena patah hati loh) dan ginjal. Nah setelah mengenal fakta dibalik petai apa masih gengsi makan petai?
1.4 JANGAN JAUHI , CINTAI DAGING PETAI
Petai atau jering dalam bahasa latin Pithecollobium Jiringa atau Pithecollobium Labatum
adalah tumbuhan khas di wilayah Asia Tenggara, termasuk yang digemari
di Malaysia, Thailand dan Indonesia terutama di wilayah Jawa Barat yang
seharinya dikonsumsi ±100 ton. Petai termasuk tanaman polong-polongan.
Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit, berwarna lembayung
tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengilap. Petai
dapat menimbulkan bau tidak sedap setelah diolah dan diproses oleh
pencernaan.. Kenapa Petai itu punya bau yang menusuk? Tidak jauh dari
penyebab kenapa petai bau, penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam
amino yang terkandung di dalam biji petai. Asam amino itu didominasi
oleh asam amino yang mengandung unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi
atau terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu
akan menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena
pengaruh sulfur tersebut. Salah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu
adalah gas H2S yang terkenal sangat bau. Bau yang ditimbulkan dari
petai/ petai itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain
yang tidak ikut makan. Kalau yang makan, meskipun bau, setidak-tidaknya
sudah menikmati kelezatan petai Petai akan menyisakan zat yang disebut
asam petai (jencolid acid) dalam sistem
pencernaan yang dibuang ke ginjal yang disebut petaieun atau petaian.
Petaian terjadi saat asam petai yang memang sulit larut dalam air
akhirnya mengendap dalam ginjal, membentuk kristal padat hingga bisa
berakibat sulit membuang air seni. Jika pH darah kita netral, asam petai
aman-aman saja, tapi jika cenderung asam (pH kurang dari 7), asam petai
membentuk kristal tak larut. Kandungan asam petai pada biji petai
bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji petai. Jumlahnya
antara 1 – 2 % dari berat biji petai. Tetapi yang jelas asam petai ini
dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabknya adalah terbentuknya
kristal asam petai yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika
kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat
menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika
terbentuknya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut.Asam
petai mempunyai struktur molekul yang menyerupai asam amino sistein
yang mengandung unsur sulfur, sehingga ikut berpartisipasi dalam
pembentukan bau. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sukar larut
ke dalam air. Karena itu dalam jumlah tertentu asam petai dapat
membentuk kristal.
Di bawah ini merupakan sebagian dari manfaat-manfaat petai :
a. Meningkatkan Kemampuan Otak
a. Meningkatkan Kemampuan Otak
Dua ratus siswa di
Twickenham (Middlesex, England) tertolong dengan mudah melalui ujian
pada tahun ini karena memakan petai pada saat sarapan, istirahat, dan
makan siang. Riset telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium
tinggi dapat membantu belajar dengan membantu siswa semakin waspada.
b. . Menghasilkan Tenaga Instan yang Besar
Petai memiliki 3 macam gula alami yaitu
sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat.
Kombinasi kandungan ini mampu memberikan dorongan tenaga yang instan,
namun cukup lama dan cukup besar efeknya. Riset membuktikan dua porsi
petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat
selama 90 menit. Makanya jangan heran jika petai adalah buah yang
disukai oleh para pekerja keras dan, bahkan atlet top. Penelitian juga
membuktikan bahwa petai tidak hanya memberikan energi, namun juga mampu
mencegah bahkan mengatasi beberapa macam penyakit dan kondisi buruk. Ini
membuat petai menjadi salah satu makanan penting dalam makanan
keseharian kita.
c . Mengatasi Anemia
Dengan kandungan zat besi yang tinggi, petai dapat menstimulasi produksi sel darah merah dan membantu apabila terjadi anemia.
d. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Buah tropis unik ini sangat tinggi kalium,
tetapi rendah garam, sehingga sangat sempurna untuk memerangi tekanan
darah. Begitu tingginya, sehingga FDA Amerika mengizinkan perkebunan
petai untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk
menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.
e . Mengatasi Depresi
Menurut survei yang dilakukan oleh MIND
diantara pasien penderita depresi, banyak orang merasa lebih baik
setelah makan petai. Hal ini terjadi karena petai mengandung tryptophan,
sejenis protein yang diubah tubuh menjadi serotonin. Zat inilah yang
membuat orang jadi rileks, mampu memperbaiki mood dan secara umum
membuat seseorang lebih bahagia.
f . Mengatasi Sembelit
Karena kandungan serat yang tinggi, maka
petai akan mempermudah menormalkan kembali aksi pencernaan, membantu
mengatasi permasalahan ini tanpa harus kembali ke laksativ.
g . Mengobati Mabuk
Salah satu cara paling cepat untuk
menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake petai, yang ditambahkan
pemanis dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan
bantuan madu akan meningkatkan kadar gula darah yang menurun drastis,
sedangkan susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan
dalam tubuh.
h . Mengatasi Gigitan Nyamuk
Sebelum anda meraih creamm obat gigitan
nyamuk, coba untuk menggosok daerah yang terkena gigitan dengan bagian
dalam kulit petai. Banyak orang berhasil mengatasi rasa gatal dan
bengkak dengan cara ini.
i . Menenangkan Saraf
Petai mengandung vitamin V dalam jumlah besar, sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.
j . Terhindar dari Kegemukan
Penelitian di Institute of Psychology
Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering
meraih makanan yang menenangkan seperti coklat dan keripik. Dengan
melihat kepada 5.000 pasien di rumah sakit, peneliti menemukan bahwa
kebanyakan orang mejadi gemuk karena tekanan kerja yang tinggi. Laporan
menyimpulkan bahwa, untuk menghindari nafsu memakan makanan karena panik
tadi, kita butuh mengendalikan kadar gula dalam darah dengan ngemil
makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk mempertahankan kadarnya
tetap.
k . Membantu Berhenti Merokok
Petai dapat menolong orang yang ingin
berhenti merokok. Vitamin B6 dan B12 yang dikandungnya, bersama dengan
kalium dan magnesium, membantu tubuh cepat sembuh dari efek ketagihan
nikotin.
l . Mengatasi Stroke
Menurut riset dalam “The New England Journal
of Medicine,” makan petai sebagai bagian dari makanan sehari-hari akan
menurunkan resiko kematian karena stroke sampai 40%.
Ternyata, petai merupakan obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Akibat dicap sebagai makanan kampung yang tidak berkelas, petai dipinggirkan. Padahal. nilai gizinya sekelas apel. Selain mengandung antioksidan yang bisa menangkal macam-macam penyakit, petai dapat juga menghilangkan depresi. Makan petai bagi sebagian orang mungkin memalukan. Selain dianggap sebagai makanan kelas rendah, makan petai selalu identik dengan bau mulut dan bau kentut yang membuat orang dengan sekejap menjauh. Siapa sangka petai punya manfaat yang luar biasa bagi tubuh? Tanaman petai diperkirakan berasal dari Malaysia. Namun, sudah lama tanaman ini tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah dengan musim kemarau yang tidak ekstrem. Di berbagai daerah di Indonesia, tanaman petai punya nama yang berlainan. Secara umum disebut petai, tetapi ada yang menyebut pete, sindutan (Jawa), peuteuy (Sunda), peteh (Madura), patai (Minangkabau), petar (Lampung), parora atau peti (dayak), pole (Bima), pati (Sumba), peloh (Seram Selatan), dan faopitu (Pulau Buru). Dalam dunia tumbuhan, tanaman petai diklasifikasikan dalam keluarga Leguminosae (Mimosaceae), marga Parkia dan jenis Parkia speciosa Tanaman petai berupa pohon dengan ketinggian antara 5-25 meter dan membentuk percabangan yang banyak. Bagian dari buah petai yang paling penting untuk dimanfatkan adalah bijinya. Meskipun menghasilkan bau tidak sedap, biji petai sangat digemari oleh sebagian orang karena dapat meningkatkan selera makan. Petai dapat dimakan mentah sebagai lalap, direbus, digoreng atau dibakar. Petai juga banyak dimanfaatkan sebagai penyedap makanan.
Berdasarkan jumlah biji pada polongnya, tanaman petai dikelompokkan menjadi dua yaitu petai gajah dan petai kacang. Petai gajah mempunyai polong sepanjang 25-30 cm, dengan jumlah biji sebanyak 15 atau lebih. Bijinya berukuran besar.Petai kacang ukuran polongnya lebih pendek dari petai gajah. Jumlah biji tiap polong antara 10-12. Ukuran bijinya juga lebih kecil.
Ternyata, petai merupakan obat alami untuk berbagai macam penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel, petai memiliki protein 4 kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat Vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya. Akibat dicap sebagai makanan kampung yang tidak berkelas, petai dipinggirkan. Padahal. nilai gizinya sekelas apel. Selain mengandung antioksidan yang bisa menangkal macam-macam penyakit, petai dapat juga menghilangkan depresi. Makan petai bagi sebagian orang mungkin memalukan. Selain dianggap sebagai makanan kelas rendah, makan petai selalu identik dengan bau mulut dan bau kentut yang membuat orang dengan sekejap menjauh. Siapa sangka petai punya manfaat yang luar biasa bagi tubuh? Tanaman petai diperkirakan berasal dari Malaysia. Namun, sudah lama tanaman ini tumbuh dan dibudidayakan di Indonesia, terutama di Pulau Jawa. Tanaman ini banyak tumbuh di daerah dengan musim kemarau yang tidak ekstrem. Di berbagai daerah di Indonesia, tanaman petai punya nama yang berlainan. Secara umum disebut petai, tetapi ada yang menyebut pete, sindutan (Jawa), peuteuy (Sunda), peteh (Madura), patai (Minangkabau), petar (Lampung), parora atau peti (dayak), pole (Bima), pati (Sumba), peloh (Seram Selatan), dan faopitu (Pulau Buru). Dalam dunia tumbuhan, tanaman petai diklasifikasikan dalam keluarga Leguminosae (Mimosaceae), marga Parkia dan jenis Parkia speciosa Tanaman petai berupa pohon dengan ketinggian antara 5-25 meter dan membentuk percabangan yang banyak. Bagian dari buah petai yang paling penting untuk dimanfatkan adalah bijinya. Meskipun menghasilkan bau tidak sedap, biji petai sangat digemari oleh sebagian orang karena dapat meningkatkan selera makan. Petai dapat dimakan mentah sebagai lalap, direbus, digoreng atau dibakar. Petai juga banyak dimanfaatkan sebagai penyedap makanan.
Berdasarkan jumlah biji pada polongnya, tanaman petai dikelompokkan menjadi dua yaitu petai gajah dan petai kacang. Petai gajah mempunyai polong sepanjang 25-30 cm, dengan jumlah biji sebanyak 15 atau lebih. Bijinya berukuran besar.Petai kacang ukuran polongnya lebih pendek dari petai gajah. Jumlah biji tiap polong antara 10-12. Ukuran bijinya juga lebih kecil.
l. Sumber Energi
Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.Riset membuktikan, dua porsi petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit. Karena itu, petai merupakan sumber energi yang potensial untuk mendukung berbagai aktivitas.
Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfor dalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam bentuk anorganik, khususnya di bagian atas duodenum hingga 70 persen. Pada umumnya jumlah fosfor yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa adalah 800 mg per hari, kira-kira sama dengan kalsium. Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji. Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi asam amino prolin clan lisin, menjadi hidroksiprolin clan hidroksilisin. Kedua senyawa ini merupakan komponen kolagen yang penting. Penjagaan agar fungsi itu tetap mantap banyak dipengaruhi oleh cukup tidaknya kandungan vitamin C dalam tubuh. Perannya adalah dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Rata-rata kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 75 mg per hari pada wanita dan 90 mg per hari. pada pria dewasa. Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik, yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga agar kornea mata selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi. Namun, bila kekurangan vitamin A, sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan mukus. Penelitian yang dilakukan oleh Widiarti (2002) membuktikan bahwa konsumsi petai sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain nilai gizinya yang tinggi, petai juga mengandung beberapa senyawa kimia lain seperti Cyclic polysulphida dan Thiozoline-4-Carbocyclic (TCA), yang dapat digunakan untuk pengobatan. Tidak semua orang bisa terkena petaian, petaian bisa disebabkan banyak faktor seperti seberapa banyak mengkonsumsi petai dan tingkat kerentanan seseorang. Orang yang rentan, mengkonsumsi sedikit petai saja dapat menyebabkan terjadinya petaian. Apa yang mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap asam petai belum jelas, tapi diduga akibat faktor genetik dan lingkungan.
Dibanding apel, petai memiliki protein empat kali lebih banyak, karbohidrat dua kali lebih banyak, tiga kali lipat fosfor, lima kali lipat vitamin A dan zat besi, dan dua kali lipat jumlah vitamin dan mineral lainnya.Petai merupakan sumber energi yang baik, yaitu 142 kkal per 100 g biji. Petai mengandung tiga macam gula alami, yaitu sukrosa, fruktosa, dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Kombinasi tersebut mampu memberikan dorongan tenaga instan, tetapi cukup lama dan cukup besar efeknya.Riset membuktikan, dua porsi petai mampu memberikan tenaga yang cukup untuk melakukan aktivitas berat selama 90 menit. Karena itu, petai merupakan sumber energi yang potensial untuk mendukung berbagai aktivitas.
Kandungan fosfor pada petai juga cukup baik, yaitu 115 mg per 100 g biji. Fosfor merupakan mineral kedua terbanyak setelah kalsium. Kurang lebih satu persen berat tubuh kita terdiri dari fosfor. DNA dan RNA di dalam tubuh kita terdiri dari fosfor dalam bentuk fosfat, demikian juga membran sel yang membantu menjaga permeabilitas sel. Sebagian besar fosfor diserap tubuh dalam bentuk anorganik, khususnya di bagian atas duodenum hingga 70 persen. Pada umumnya jumlah fosfor yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh orang dewasa adalah 800 mg per hari, kira-kira sama dengan kalsium. Petai juga mengandung vitamin C yang cukup tinggi, yaitu 46 mg per 100 g biji. Vitamin C sangat penting perannya dalam proses hidroksilasi asam amino prolin clan lisin, menjadi hidroksiprolin clan hidroksilisin. Kedua senyawa ini merupakan komponen kolagen yang penting. Penjagaan agar fungsi itu tetap mantap banyak dipengaruhi oleh cukup tidaknya kandungan vitamin C dalam tubuh. Perannya adalah dalam proses penyembuhan luka serta daya tahan tubuh melawan infeksi dan stres. Rata-rata kebutuhan tubuh akan vitamin C adalah 75 mg per hari pada wanita dan 90 mg per hari. pada pria dewasa. Kandungan vitamin A pada petai juga cukup baik, yaitu 200 IU per 100 g. Vitamin A berperan menjaga agar kornea mata selalu sehat. Mata yang normal biasanya mengeluarkan mukus, yaitu cairan lemak kental yang dikeluarkan sel epitel mukosa, sehingga membantu mencegah terjadinya infeksi. Namun, bila kekurangan vitamin A, sel epitel akan mengeluarkan keratin, yaitu protein yang tidak larut dalam air dan mukus. Penelitian yang dilakukan oleh Widiarti (2002) membuktikan bahwa konsumsi petai sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain nilai gizinya yang tinggi, petai juga mengandung beberapa senyawa kimia lain seperti Cyclic polysulphida dan Thiozoline-4-Carbocyclic (TCA), yang dapat digunakan untuk pengobatan. Tidak semua orang bisa terkena petaian, petaian bisa disebabkan banyak faktor seperti seberapa banyak mengkonsumsi petai dan tingkat kerentanan seseorang. Orang yang rentan, mengkonsumsi sedikit petai saja dapat menyebabkan terjadinya petaian. Apa yang mempengaruhi kerentanan seseorang terhadap asam petai belum jelas, tapi diduga akibat faktor genetik dan lingkungan.
1.5 DICINTA JUGA BERBAHAYA
Bahwa jengkol menghasilkan aroma yang luar biasa, sudah bukan barang baru lagi. Tetapi ternyata mudharat jengkol tidak berhenti pada sebatas bau saja. Kandungan asam jengkolatnya juga berpeluang menyebabkan penyumbatan saluran air seni. Peringatan bagi para penggemar jengkol.
Dalam satu banyolan, orang menanyakan bagaimana caranya menghilangkan bau mulut sehabis makan pete. Bukan dengan gosok gigi, atau penyegar mulut, tetapi dengan makan jengkol. Alasannya, bau pete akan hilang, kalah oleh bau jengkol. Itu sekedar gambaran, bagaimana bau jengkol yang sangat tajam, bahkan mampu mengalahkan pete yang sudah bau.
Tetapi di kalangan masyarakat, khususnya orang sunda, jengkol merupakan makanan populer yang banyak penggemarnya. Saya sendiri heran, dari segi apa mereka menyukai makanan yang satu ini. Kebetulan memang saya kurang suka jengkol. Tetapi bagi yang suka, konon, jengkol itu nikmat. Ditambah dengan aromanya yang khas, jengkol dianggap mampu mendatangkan selera makan, sehingga makan tanpa jengjol ibarat saur tak bergaram.
Bahwa jengkol menghasilkan aroma yang luar biasa, sudah bukan barang baru lagi. Tetapi ternyata mudharat jengkol tidak berhenti pada sebatas bau saja. Kandungan asam jengkolatnya juga berpeluang menyebabkan penyumbatan saluran air seni. Peringatan bagi para penggemar jengkol.
Dalam satu banyolan, orang menanyakan bagaimana caranya menghilangkan bau mulut sehabis makan pete. Bukan dengan gosok gigi, atau penyegar mulut, tetapi dengan makan jengkol. Alasannya, bau pete akan hilang, kalah oleh bau jengkol. Itu sekedar gambaran, bagaimana bau jengkol yang sangat tajam, bahkan mampu mengalahkan pete yang sudah bau.
Tetapi di kalangan masyarakat, khususnya orang sunda, jengkol merupakan makanan populer yang banyak penggemarnya. Saya sendiri heran, dari segi apa mereka menyukai makanan yang satu ini. Kebetulan memang saya kurang suka jengkol. Tetapi bagi yang suka, konon, jengkol itu nikmat. Ditambah dengan aromanya yang khas, jengkol dianggap mampu mendatangkan selera makan, sehingga makan tanpa jengjol ibarat saur tak bergaram.
Bau itu tidak hanya berhenti di mulut saja. Beberapa saat setelah
makan, maka air seninya juga akan mencerminkan aroma jengkol, bahkan
lebih gawat lagi. Maka di daerah perkampungan yang rakyatnya sangat
gemar makan jengkol akan mudah dikenali dari bau selokannya. Bau selokan
dari penggemar jengkol itu sangat tajam dan khas, menusuk hidung dan
rasanya tidak enak. Penyebab bau itu sebenarnya adalah asam-asam amino
yang terkandung di dalam biji jengkol. Asam amino itu didominasi oleh
asam amino yang mengandung unsur Sulfur (S). Ketika terdegradasi atau
terpecah-pecah menjadi komponen yang lebih kecil, asam amino itu akan
menghasilkan berbagai komponen flavor yang sangat bau, karena pengaruh
sulfur tersebut. SAlah satu gas yang terbentuk dengan unsur itu adalah
gas H2S yang terkenal sangat bau.
Bau yang ditimbulkan dari jengkol itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut makan. Kalau yang makan, meskipun bau, setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan jengkol. Tetapi bagi orang lain yang tidak ikut merasakan, tetapi cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seni yang dikeluarkannya. Jika pemakan jengkol ini buang air di WC dan kurang sempurna membilasnya, maka WC akan bau tidak enak dan mengganggu ketenangan orang lain.
Dari berbagai akibat yang ditimbulkan itu, sebenarnya jengkol sudah dapat dikiaskan sebagai bawang. Seperti diketaui bahwa Rasul memakruhkan bawang, karena makanan itu dianggap sebagai makanan yang menyebabkan bau mulut. Padahal kalau dinilai intensitas baunya, jengkol jauh lebih bau dibandingkan bawang. Lalu kalau bawang saja dihukumi makruh, maka bagaimana dengan jengkol? Ya minimal sama dengan bawang, alias makruh. Dalam kontenks hukum Islam, makruh itu merupakan suatu perbuatan yang apabila dilakukan akan dibenci oleh Allah, dan apabila ditinggalkan mendapat pahala. Kata “dibenci” merupakan ungkapan yang sangat tidak baik dan sejauh mungkin harus dihindari bagi umat Islam. Oleh karena itu sekuat tenaga kita harus menginggalkan barang-barang yang dihukumi makruh, guna mendapatkan pahala dan Ridho dari Allah SWT.
Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terdapat pada biji jengkol. Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu tidak dapat memberikan manfaat apa-apa pada tubuh. Bahkan pada berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat mengganggu tubuh manusia.Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabknya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika terbentuknya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut. Asam jengkolat mempunyai struktur molekul yang menyerupai asam amino sistein yang mengandung unsur sulfur, sehingga ikut berpartisipasi dalam pembentukan bau. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sukar larut ke dalam air. Karena itu dalam jumlah tertentu asam jengkolat dapat membentuk kristal.
Dalam kenyataannya memang tidak semua pemakan jengkol secara otomatis menderita penyakiut saluran air seni sebagai akibat dari asam jengkolat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, jumlah minimal asam jengkolat yang dapat menyebabkan gangguan. Kalau makan jengkolnya tidak terlalu banyak, memang gangguan tersebut masih belum kelihatan. Kedua adalah disebabkan karena daya tahan dari tubuh manusia. Secara alami, tubuh melakukan reaksiterhadap gangguan-gangguan yang muncul dari luar. Dalam hal asam jengkolat, pH atau keasaman urin manusia berbeda-beda. Ada yang bersifat asam, ada yang netral. Pada urin yang relatif netral, gangguan itu lebih kecil resikonya. Sedangkan pada urin yang lebih asam, pembentukan kristal itu relatif lebih cepat. Bahkan pada urin yang asam, ada kemungkinan terjadi pembentukan kristal pada ginjal manusia. Pada kondisi demikian akibat-akibat yang akan ditimbulkan lebih gawat lagi.
Oleh karena itu menyukai sauatu makanan sebenarnya boleh-boleh saja. Akan tetapi pada batas-batas kewajaran, jangan berlebih-lebihan. Sebab makanan halal yang dikonsumsi secara berlebih-lebihan dapat menjadi makruh atau bahkan haram, karena dapat mendatangkan akibat-akibat serius pada kesehatan manusia. Apalagi jika tubuh sudah mengalami gangguan tertentu, maka jika memang dilarang makan suatu makanan, sebaiknya ditinggalkan. Seperti halnya makan makanan berlemak tinggi pada penderita gangguan kolesterol. Nah, dalam hal jengkol, sebaiknya memang kita lebih berhati-hati. Sebab kalau sudah terjadi gangguan kesehatan, biayanya akan lebih tinggi lagi. Apalagi pada masa krisis seperti ini. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.
Bau yang ditimbulkan dari jengkol itu sebenarnya cukup mengganggu, terutama bagi orang lain yang tidak ikut makan. Kalau yang makan, meskipun bau, setidak-tidaknya sudah menikmati kelezatan jengkol. Tetapi bagi orang lain yang tidak ikut merasakan, tetapi cuma kebagian baunya, akan merasa sangat terganggu. Apalagi dengan air seni yang dikeluarkannya. Jika pemakan jengkol ini buang air di WC dan kurang sempurna membilasnya, maka WC akan bau tidak enak dan mengganggu ketenangan orang lain.
Dari berbagai akibat yang ditimbulkan itu, sebenarnya jengkol sudah dapat dikiaskan sebagai bawang. Seperti diketaui bahwa Rasul memakruhkan bawang, karena makanan itu dianggap sebagai makanan yang menyebabkan bau mulut. Padahal kalau dinilai intensitas baunya, jengkol jauh lebih bau dibandingkan bawang. Lalu kalau bawang saja dihukumi makruh, maka bagaimana dengan jengkol? Ya minimal sama dengan bawang, alias makruh. Dalam kontenks hukum Islam, makruh itu merupakan suatu perbuatan yang apabila dilakukan akan dibenci oleh Allah, dan apabila ditinggalkan mendapat pahala. Kata “dibenci” merupakan ungkapan yang sangat tidak baik dan sejauh mungkin harus dihindari bagi umat Islam. Oleh karena itu sekuat tenaga kita harus menginggalkan barang-barang yang dihukumi makruh, guna mendapatkan pahala dan Ridho dari Allah SWT.
Asam jengkolat merupakan salah satu komponen yang terdapat pada biji jengkol. Strukturnya mirip dengan asam amino (pembentuk protein), tetapi tidak dapat dicerna. Oleh karena itu tidak dapat memberikan manfaat apa-apa pada tubuh. Bahkan pada berbagai buku kimia pangan, asam jengkolat dianggap sebagai salah satu racun yang dapat mengganggu tubuh manusia.Kandungan asam jengkolat pada biji jengkol bervariasi, tergantung pada varietas dan umur biji jengkol. Jumlahnya antara 1 – 2 % dari berat biji jengkol. Tetapi yang jelas asam jengkolat ini dapat mengakibatkan gangguan kesehatan. Penyebabknya adalah terbentuknya kristal asam jengkolat yang akan dapat menyumbat saluran air seni. Jika kristal yang terbentuk tersebut semakin banyak, maka kelama-lamaan dapat menimbulkan gangguan pada saat mengeluarkan air seni. Bahkan jika terbentuknya infeksi yang dapat menimbukan gangguan-gangguan lebih lanjut. Asam jengkolat mempunyai struktur molekul yang menyerupai asam amino sistein yang mengandung unsur sulfur, sehingga ikut berpartisipasi dalam pembentukan bau. Molekul itu terdapat dalam bentuk bebas dan sukar larut ke dalam air. Karena itu dalam jumlah tertentu asam jengkolat dapat membentuk kristal.
Dalam kenyataannya memang tidak semua pemakan jengkol secara otomatis menderita penyakiut saluran air seni sebagai akibat dari asam jengkolat. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, jumlah minimal asam jengkolat yang dapat menyebabkan gangguan. Kalau makan jengkolnya tidak terlalu banyak, memang gangguan tersebut masih belum kelihatan. Kedua adalah disebabkan karena daya tahan dari tubuh manusia. Secara alami, tubuh melakukan reaksiterhadap gangguan-gangguan yang muncul dari luar. Dalam hal asam jengkolat, pH atau keasaman urin manusia berbeda-beda. Ada yang bersifat asam, ada yang netral. Pada urin yang relatif netral, gangguan itu lebih kecil resikonya. Sedangkan pada urin yang lebih asam, pembentukan kristal itu relatif lebih cepat. Bahkan pada urin yang asam, ada kemungkinan terjadi pembentukan kristal pada ginjal manusia. Pada kondisi demikian akibat-akibat yang akan ditimbulkan lebih gawat lagi.
Oleh karena itu menyukai sauatu makanan sebenarnya boleh-boleh saja. Akan tetapi pada batas-batas kewajaran, jangan berlebih-lebihan. Sebab makanan halal yang dikonsumsi secara berlebih-lebihan dapat menjadi makruh atau bahkan haram, karena dapat mendatangkan akibat-akibat serius pada kesehatan manusia. Apalagi jika tubuh sudah mengalami gangguan tertentu, maka jika memang dilarang makan suatu makanan, sebaiknya ditinggalkan. Seperti halnya makan makanan berlemak tinggi pada penderita gangguan kolesterol. Nah, dalam hal jengkol, sebaiknya memang kita lebih berhati-hati. Sebab kalau sudah terjadi gangguan kesehatan, biayanya akan lebih tinggi lagi. Apalagi pada masa krisis seperti ini. Pencegahan jauh lebih baik daripada pengobatan.
BAB IV
PENUTUP/ KESIMPULAN
Buah Petai mampu menetralkan asam lambung
dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung. Petai
memiliki efek antasid pada tubuh, sehingga bila dada Anda terasa panas
akibat kebanyakan makan, cobalah makan petal untuk mengurangi
sakitnya.Karena kandungan energinya yang tinggi, petal dianjurkan
dimakan di antara dua waktu makan untuk mempertahankan kadar gula darah
dan menghindari muntah.
Petai juga sangat baik untuk menjaga suhu tubuh. Banyak budaya lain yang melihat petai sebagai buah “dingin” yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan petai untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Petai juga merupakan obat mabuk yang baik. Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake petai, yang dimaniskan dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu bakal meningkatkan kadar gula darah yang telah turun. Sementara susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Setelah membaca semua fakta di atas, Anda harus percaya bahwa petai adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Sekaranglah saatnya Anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi A petai a day keeps the doctor away (makan petai tiap hari akan menjauhkan Anda dari dokter). Makan petai, siapa takut?
Petai juga sangat baik untuk menjaga suhu tubuh. Banyak budaya lain yang melihat petai sebagai buah “dingin” yang mampu menurunkan suhu tubuh dan emosi ibu yang menanti kelahiran anaknya. Di Belanda misalnya, ibu hamil akan makan petai untuk meyakinkan agar si bayi lahir dengan suhu tidak tinggi. Petai juga merupakan obat mabuk yang baik. Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan “penyakit” mabuk adalah milkshake petai, yang dimaniskan dengan madu. Petai akan membantu menenangkan perut dan dengan bantuan madu bakal meningkatkan kadar gula darah yang telah turun. Sementara susu akan menenangkan dan kembali memperbaiki kadar cairan dalam tubuh.
Setelah membaca semua fakta di atas, Anda harus percaya bahwa petai adalah obat alami untuk berbagai macam penyakit. Sekaranglah saatnya Anda mengubah kata-kata yang sudah terkenal mengenai apel itu menjadi A petai a day keeps the doctor away (makan petai tiap hari akan menjauhkan Anda dari dokter). Makan petai, siapa takut?
SUMBER BAHAN :
sumber https://mohsanuri.wordpress.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar