13/05/2014
Sair Jawa
لا إلـــــــــه إلا الله # لا إلـــــــــه إلا الله
لا إلـــــــــه إلا الله # محمدٌ رسولُ الله
Ojo dumeh sugih bondo
Yen pangeran paring loro
Bondo akeh tanpo guno
Dokter mung ngereko doyo
Mulo mumpung siro sugih
Tanjakno jo wigah-wigih
Darmo jo ndadak ditagih
Tetulung jo pilih-pilih
Mumpung siro isih waras
Ngibadaho kanti ikhlas
Yen leloro lagi teko
Sanakmu mung biso dungo
Mumpung siro isih gagah
Mempengo nyengkut jo wegah
Mongko siro yen wus pikun
Ora nelongso karo getun
Mulo konco do elingo
Uripmu sing ngati-ati
Mung sepisan ono dunyo
Yen wus mati ora bali
Gusti Allah wus nyawisi
Islam agomo sejati
Tatanan kang anyukupi
Lahir batin amumpuni
Kitab Qur'an kang sampurno
Tindak Nabi kang pertelo
Sinaunen kang pramono
Sing sregep lan ojo ndleyo
Duh Allah Kang Moho Agung
Mugi paduko maringi
Ngibadah kelawan pitulung
Mergi leres kang mungkasi
Amin Amin Amin Amin
Ya Allah Rabbal 'Alamin
Mugi Paduko ngabulno
Sedoyo penyuwun kulo
Eling-eling Siro Manungso Oleh: Maulana Al-Habib M. Luthfi bin Yahya
Laa Ilaaha illallah al-Malikul Haqqul Mubiin
Muhammadun Rasuulullaah Shoadiqul Wa’dil Aamiin
Eling-eling siro manungso
Nemenono nggonmu ngaji
Mumpung durung katekanan
Malaikat juru pati
Awak-awak wangsulono
Pitakonku marang siro
Seko ngendi siro iku
Menyang ngendi tujuanmu
Kulo gesang tanpo nyono
Kulo mboten gadah sejo
Mung kersane Kang Kuwoso
Gesang kulo mung sak dermo
Gesang kulo sak meniko
Inggih wonten ngalam dunyo
Dunyo ngalam kerameyan
Isine apus-apusan
Yen sampun dumugi mongso
Nuli sowan Kang Kuwoso
Siang ndalu sinten nyono
Jer manungso mung sak dermo
Muhammadun Rasuulullaah Shoadiqul Wa’dil Aamiin
Eling-eling siro manungso
Nemenono nggonmu ngaji
Mumpung durung katekanan
Malaikat juru pati
Awak-awak wangsulono
Pitakonku marang siro
Seko ngendi siro iku
Menyang ngendi tujuanmu
Kulo gesang tanpo nyono
Kulo mboten gadah sejo
Mung kersane Kang Kuwoso
Gesang kulo mung sak dermo
Gesang kulo sak meniko
Inggih wonten ngalam dunyo
Dunyo ngalam kerameyan
Isine apus-apusan
Yen sampun dumugi mongso
Nuli sowan Kang Kuwoso
Siang ndalu sinten nyono
Jer manungso mung sak dermo
DOA UNDANGAN PENGANTIN ISLAMI
Barakallahu Lakumaa wa Baraka ‘alaykumaa wa
Jama’a Baynakumaa fiy Khoirin wa ‘Afiyah, wa Ja’ala minkumaa Dzurriyyatan
Shalihah
Aamiin Allahumma Aamiin
"Semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi keduanya dan mencurahkan keberkahan atas keduanya, mempersatukan keduanya dalam kebaikan dan ‘afiyah, serta menjadikan diantara keduanya keturunan yang baik"
Aamiin Allahumma Aamiin
"Semoga Allah SWT memberikan keberkahan bagi keduanya dan mencurahkan keberkahan atas keduanya, mempersatukan keduanya dalam kebaikan dan ‘afiyah, serta menjadikan diantara keduanya keturunan yang baik"
Redaksi lainnya untuk tunggal seperti :
بَارَكَ الله لَك، وَبَارَكَ عَلَيك، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baarakallahu Laka wa Baaroka 'alayka wa
Jama'a Baynakumaa fii Khoyrin
"Semoga Allah memberikan keberkahan
kepadamu, dan mencurahkan keberkahan atasmu, serta menghimpun kalian berdua
dalam kebaikan"
Yang sudah familiar dengan Maher Zain, maka tentu kenal dengan lagu
"Barakallah"
بَارَكَ الله لَكُمَا، وَبَارَكَ عَلَيْكُمَا، وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ
Baarakallahu Lakumaa wa Baaroka 'alaykumaa
wa Jama'a Baynakumaa fii Khoyrin
"Semoga Allah memberikan keberkahan
kepada kalian berdua , dan mencurahkan keberkahan atas kalian berdua, serta
menghimpun kalian berdua dalam kebaikan"
Redaksi lain, saya dapati dalam kitab madzhab
Maliki, yakni Syarah Mukhtashar Kholil lil-Kharasyi dan Hasyiyah Ad-Dasuqi
:
بَارَكَ اللَّهُ لِكُلٍّ مِنْكُمَا فِي صَاحِبِهِ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ وَجَعَلَ مِنْكُمَا ذُرِّيَّةً صَالِحَةً
Baarakallahu likulli Minkumaa fiy
Shaahibihi, wa Jama'a baynakumaa fiy Khayrin, wa Ja'ala minkumaa Dzurriyyatan
Shaalihah
"Semoga Allah memberikan keberkahan
kepada masing-masing dari kalian berdua terhadap pasangannya, dan menghimpun
kalian berdua didalam kebaikan, serta Allah jadikan diantara kalian berdua
keturunan yang baik"
بَارَكَ
اللَّهُ لِكُلٍّ مِنْكُمَا
فِي صَاحِبِهِ وَجَعَلَ
مِنْكُمَا الذُّرِّيَّةَ الصَّالِحَةَ
وَجَمَعَ اللَّهُ بَيْنَكُمَا
فِي خَيْرٍ وَسَعَةِ
رِزْقٍ
Baarakallahu likulli Minkumaa fiy
Shaahibihi, wa Ja'ala minkumaa Dzurriyyatan Shaalihah, wa Jama'allahu
baynakumaa fiy Khayrin wa Sa'ati Rizqin
"Semoga Allah memberikan keberkahan
kepada masing-masing dari kalian berdua terhadap pasangannya, dan Allah jadikan
diantara kalian berdua keturunan yang baik, serta Allah menghimpun kalian
berdua dalam kebaikan dan luasnya rizqi"
Selain doa', biasanya di undangan
pernikahan juga mencantumkan ayat-ayat al-Qur'an yang berkaitan dengan pernikahan
atau pasangan, namun tanpa teks arab hanya terjemahan, contohnya seperti ayat
berikut ini :
وَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ تُقْسِطُواْ فِي الْيَتَامَى فَانكِحُواْ مَا طَابَ
لَكُم مِّنَ النِّسَاء مَثْنَى وَثُلاَثَ وَرُبَاعَ فَإِنْ خِفْتُمْ أَلاَّ
تَعْدِلُواْ فَوَاحِدَةً أَوْ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ ذَلِكَ أَدْنَى أَلاَّ
تَعُولُواْ
"Dan jika kamu takut tidak akan
dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu
mengawininya), maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi : dua,
tiga atau empat. Kemudian jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil , maka
(kawinilah) seorang saja , atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu
adalah lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya." (QS. An Nisaa' 4 : 3)
هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا
لِيَسْكُنَ إِلَيْهَا فَلَمَّا تَغَشَّاهَا حَمَلَتْ حَمْلاً خَفِيفاً فَمَرَّتْ
بِهِ فَلَمَّا أَثْقَلَت دَّعَوَا اللّهَ رَبَّهُمَا لَئِنْ آتَيْتَنَا صَالِحاً
لَّنَكُونَنَّ مِنَ الشَّاكِرِينَ
"Dialah Yang menciptakan kamu dari
diri yang satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa
senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya, isterinya itu mengandung kandungan
yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa waktu). Kemudian tatkala
dia merasa berat, keduanya (suami-isteri) bermohon kepada Allah, Tuhannya seraya
berkata: "Sesungguhnya jika Engkau memberi kami anak yang saleh, tentulah
kami terraasuk orang-orang yang bersyukur". (QS. Al-A'raaf 7 : 189)
وَاللّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً وَجَعَلَ لَكُم مِّنْ
أَزْوَاجِكُم بَنِينَ وَحَفَدَةً وَرَزَقَكُم مِّنَ الطَّيِّبَاتِ
أَفَبِالْبَاطِلِ يُؤْمِنُونَ وَبِنِعْمَتِ اللّهِ هُمْ يَكْفُرُونَ
"Allah menjadikan bagi kamu
isteri-isteri dari jenis kamu sendiri dan menjadikan bagimu dari isteri-isteri
kamu itu, anak-anak dan cucu-cucu, dan memberimu rezki dari yang baik-baik.
Maka mengapakah mereka beriman kepada yang bathil dan mengingkari ni'mat Allah
?" (QS. An-Nahl 16 : 72)
وَمِنْ
آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا
وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ
يَتَفَكَّرُونَ
"Dan di antara tanda-tanda
kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri,
supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya
diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu
benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir" (QS. Ar-Ruum
30 : 21)
الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ
لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُوْلَئِكَ مُبَرَّؤُونَ مِمَّا
يَقُولُونَ لَهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ
"Wanita-wanita yang keji
adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat
wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk
laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang
baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh
mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)
." (QS. An-Nuur 24 : 26)
وَأَنكِحُوا الْأَيَامَى مِنكُمْ وَالصَّالِحِينَ مِنْ عِبَادِكُمْ وَإِمَائِكُمْ إِن يَكُونُوا فُقَرَاء يُغْنِهِمُ اللَّهُ مِن فَضْلِهِ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
"Dan kawinkanlah orang-orang yang
sedirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba
sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka
miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas
(pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui." (QS. An-Nuur 24 ; 32)
سُبْحَانَ الَّذِي خَلَقَ الْأَزْوَاجَ كُلَّهَا مِمَّا تُنبِتُ الْأَرْضُ
وَمِنْ أَنفُسِهِمْ وَمِمَّا لَا يَعْلَمُونَ
"Maha Suci Tuhan yang telah
menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh
bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui." (QS.
Yasiin 36 : 36)
وَمِن كُلِّ شَيْءٍ خَلَقْنَا زَوْجَيْنِ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ
"Dan segala sesuatu Kami ciptakan
berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah" (QS.
Adz-Dzariyyat 51 : 49)
Adapun hadits-hadits yang biasa
di cantumkan adalah :
الدنيا متاع وخير متاعها المرأة الصالحة
"Dunia adalah perhiasan, dan sebaik-baiknya
perhiasan dunia adalah wanita shalihah" (HR. Imam Muslim)
تَزَوَّجُوا فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ النَّبِيِّينَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ،
وَلَا تَكُونُوا كَرْهَبَانِيَةِ النَّصَارَى
"Menikahlah kalian, sesungguhnya
diriku akan berbangga dengan banyaknya umatku dihadapan nabi-nabi pada hari
Qiyamat, dan janganlah kalian seperti rahib-rahib Nasrani" (HR. Al
Baihaqi)
النِّكَاحُ مِنْ سُنَّتِي، فَمَنْ لَمْ يَعْمَلْ بِسُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي،
وَتَزَوَّجُوا، فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الْأُمَمَ، وَمَنْ كَانَ ذَا طَوْلٍ
فَلْيَنْكِحْ، وَمَنْ لَمْ يَجِدْ فَعَلَيْهِ بِالصِّيَامِ، فَإِنَّ الصَّوْمَ
لَهُ وِجَاءٌ
"Nikah adalah bagian dari sunnahku,
barangsiapa yang tidak beramal dengan sunnahku, maka ia bukan termasuk
golonganku, dan menikahlah kalian, sesungguhnya aku akan berbang-bangga dengan
banyaknya umatku dihadapan umat-umat lain, barangsiapa yang memiliki kemampuan
maka menikahlah, namun barangsiapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa,
sesungguhnya puasa adalah perisai baginya" (HR. Ibnu Majah)
تَزَوَّجُوا الْوَدُودَ الْوَلُودَ فَإِنِّي مُكَاثِرٌ بِكُمُ الأُمَمَ يَوْمَ
الْقِيَامَةِ
"Menikahlah kalian dengan wanita
yang manemiliki rasa kasih sayang yang banyak keturunannya, sesungguhnya aku
akan berbangga dengan banyaknya umatku terhadap umat-umat lain pada hari
qiyamah" (HR. Al Bazzar)
من رزقه الله امرأة صالحة فقد أعانه على شطر دينه فليتق الله في الشطر الباقي
“Barangsiapa yang dikaruniakan oleh Allah
wnaita yang shalihah, sungguh Allah telah menolongnya atas sebagian agamanya.
Maka bertakwalah kepada Allah pada sebagian lainnya" (HR. Ath-Thabroni)
يا معشر الشباب، من استطاع الباءة فليتزوج، فإنه أغض للبصر وأحصن للفرج، ومن
لم يستطع فعليه بالصوم، فإنه له وجاء
"Wahai para pemuda, barangsiapa di
antara kalian telah mampu serta memiliki kemauan, maka hendaklah ia menikah,
sesungguhnya pernikahan itu dapat menundukkan pandangan dan memelihara
kemaluan. Barangsiapa yang belum mampu, maka hendaklah ia berpuasa, karena
sesungguhnya puasa itu dapat menjadi perisai baginya". (HR. Bukhari dan
Muslim).
Dan masih banyak lagi hadits-hadits yang lainnya. Sedangkan
contoh untaian bait-bait munajat yang biasanya dicantumkan di undangan :
Yaa Allah…
Limpahkanlah rasa cinta kepada kami yang Engkau jadikan pengikat rindu Rasulullah SAW kepada khadijah Al-Kubro, yang Engkau jadikan mata air kasih saying antara Ali bin Abi Thalib RA dan Fatimah az-Zahra, yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci
Yaa Allah…
Jadikanlah kami suami istri yang saling mencintai dikala dekat, saling menjaga kehormatan dikala jauh, saling menghibur dikala duka, saling mengingatkan dikala bahagia, saling mendo’akan dalam kebaikan dan ketaqwaan, saling menyempurnakan dalam beribadah,
Limpahkanlah rasa cinta kepada kami yang Engkau jadikan pengikat rindu Rasulullah SAW kepada khadijah Al-Kubro, yang Engkau jadikan mata air kasih saying antara Ali bin Abi Thalib RA dan Fatimah az-Zahra, yang Kau jadikan penghias keluarga Nabi-Mu yang suci
Yaa Allah…
Jadikanlah kami suami istri yang saling mencintai dikala dekat, saling menjaga kehormatan dikala jauh, saling menghibur dikala duka, saling mengingatkan dikala bahagia, saling mendo’akan dalam kebaikan dan ketaqwaan, saling menyempurnakan dalam beribadah,
Yaa Allah…
Sempurnakanlah kebahagian kami, dengan menjadikan pernikahan ini sebagai ibadah kepada-Mu, dan bukti keta’atan kami kepada sunnah Rasul-Mu
Aamiin, Yaa Robbal ‘Alamiin..
Contoh lainnya :
Ya Allah ...
Kami memohon kepada-Mu, berkatilah acara
walimatul 'ursy ini,
Limpahkanlah rahmat dan barokah kepada
kedua mempelai,
Jadikanlah rumah tangga mereka sakinah, mawaddah wa rahmah,
Jadikanlah rumah tangga mereka sakinah, mawaddah wa rahmah,
Karuniakanlah mereka keturunan yang shaleh dan sholehah,
Berikanlah ketentraman kepada mereka didalam dunia maupun akhirat,
Sempurnakanlah Diin mereka dengan berokah ikatan pernikahan ini.
Aamiin Yaa Rabbal 'Alamiin
Atau,
Yaa Allah Yaa Rahman Yaa Rahiim ..
Dengan luasnya kasih sayang-Mu, kami memohon ridlo-Mu,
Dengan luasnya kasih sayang-Mu, kami memohon ridlo-Mu,
curahkanlah keberkahan didalam majelis
walimah ini,
satukanlah hati kedua mempelai dengan
keimanan dan ketaqwaan kepada-Mu
Jadikanlah pasangan suami istri yang saling mencintai dikala dekat,
Jadikanlah pasangan suami istri yang saling mencintai dikala dekat,
saling menjaga kehormatan dikala jauh,
saling menghibur dikala duka,
saling mengingatkan dikala bahagia,
saling mendo'akan dalam kebaikan dan ketaqwaan,
dan saling menyempurnakan didalam
beribadah kepada-Mu
Ya Allah ...
Sempurnakanlah Diin mereka, limpahkanlah mereka sifat ketawadlu'an,
Ya Allah ...
Sempurnakanlah Diin mereka, limpahkanlah mereka sifat ketawadlu'an,
jadikanlah rumah tangga mereka
tentram dan damai didalam ketaatan kepada-Mu,
lancarkanlah rizqi mereka dan
karuniakanlah mereka keturunan
yang shaleh dan shalehah.
Langganan:
Postingan (Atom)
anda mencari contoh Undangan, Banner Tasyakuran Aqiqah terbaru silahkan klik link pada gambar untuk mendownload.