Kalau memang itu
maumu, mencari bahagia dengan menuruti nafsu, terserah kamu.
Pandailah sendiri
dan bodohlah sendiri
Kehidupan dan
kematian, keuntungan dan kerugian kamu sendiri yang menentukan, sesudah Tuhan.
Ke utara atau ke selatan,
kegelapan atau cahaya, kau sendir yang mengambil keputusan
Buat apa aku
ingatkan, kalau Tuhan saja tiada engkau dengarkan
Silahkan jalan
Hebatlah sendiri
dan konyollah sendiri
Kenikmatan dan
kepuasan bukanlah pada khayalan tapi ada dalam sehatnya akal fikiran
Mencari rahasia
Tuhan, sejatinya kebahagiaan
Memijakan kaki di
bumi kenyataan
Lampiaskan
semau-maumu
Hanyutkan diri
sesuka-sukamu
Telanlah api
dunia sekenyang-kenyangmu
Asal jangan kau
sesalkan cepatnya datangnya maut.
(kiai kanjeng)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar